Kamis, 22 September 2016

persepsi

Dari pengaharapanku, bukan sebuah kebahagiaan yang abadi, karna itu sesuatu yang mustahil, namun sebuah ketenangan, kedamaian hati juga pikiran. dalam sedih, saat masalahpun cukup di suguhkan seseorang yang hadirnya slalu memberikan energi kebhagiaan.  Sayangnya, tidak selamanya sosok orang itu peka dan sadar bahwa keberadaannya sangat di butuhkn.
Sempurna bukan milik manusia, mengerti tanpa penjelasan pun  bukan hakikatnya.
Memendam masalah sendiripun bukan solusi, saling berbagi untuk saling memahami, yang tidak sejalan akan jadi sejalan, yang tidak searah akan searah.
Jadilah pelengkap ketidak sempurnaan, dan jadilah pegangan saat salah satu terjatuh!
Dindingpun tak selamanya kokoh tanpa pondasi yang kuat, apalagi hubungan yang harus menyatukan perbedaan, perlu opsi untuk menyetting agar menjadi satu. Jadikan komitmen dan prinsip sebagai landasan dan cinta adalah dasarnya!
Baik buruk seseorang itu bagaimana cara kita memperlakukan, karna tidak selalu persepsi itu sma, manusia tidak selalu menyukai dan membenci orang secara bersamaan, orang yang aku anggap spesial, belum tentu buat mereka, begitupun orang yang aku anggap salah belum tentu slah di mata mereka.
Mudah terpengaruh? Hanya melihat dari satu sisi?  bukan opsi orang yang punya prinsip, sampai kapan akan bergantung pada orang lain? Tidak melihat peluang bahwa diri sendiri memiliki daya unik, bahwa persepsi sendiri lebih berkualitas.
Entahlah pikiran seorang yang hidup nya bergerombol, yang hanya bisa bicara dengan orang terdekat, yang merasa tidak nyaman ketika berada di luar arena zona nya, dan menganggap orang di sekitarnya adalah orang lain, itu tidak jauh beda dengan pemikiran anak kecil yang akan menangis ketika jauh dari orangtua nya!
Mengapa terlalu sibuk memperbincangkan kesalahan orang lain yang hanya menimbulkan benih ketidaksukaan, yang bisa memamalingkan persepsi menjadi kesalahan, bukankah salah dan bnar itu dua sisi yang berdampingan, dan kesalahan itu bukan tanpa sebab!
Mengganti memang lebih mudah ketimbang memperbaiki, namun, nggak ada kesalahan yang ga bisa di perbaiki bukan??
Mendewasalah karna kedamaian itu kita yang ciftakan sendiri!

Rabu, 03 Februari 2016

Terjebak dalam kenangan

Terbangun dalam kehampaan, seketika hatiku menjerit, tubuhpun bergetar, teringat kenangan di masa silam, kenangan kita yang belum lama berahir😢 berusaha keras untuk melupakan, pergi menjauh dan jauh, kau mungkin berlalu tak mengikuti langkahku, namun kenangan itu slalu ada bersama mengikuti, hidup dalam fikiran! Melupakan tak seperti mencintai, butuh waktu lama untuk benar benar bisa lupa, sedangkan rasa cinta bisa tumbuh dlam hitungan jam!
Jiwaku lirih saat sesuatu yang membuatku mengingatmu kembali, mulutku bungkam saat orang orang berbicara tentangmu padaku, rsanya tak sanggup hidup dalam kenangan, bukan harapan kisah itu kembali, namun inginku, hidup tenang tanpa kenangan bersamamu.
*satu tahun* simple hanya dua kata! Namun di dlam nya tetdapat cerita, mengisahkan sebuah cinta, dan berjuta juta kenangan yang tak mungkin dapat terlupakan dalam sekejap! terjebak dalam kenangan terus menerus bukan inginku, tersadar ada seseorang yang harus ku bahagiakan, seseorang itu yang pantas ku cintai, karna seseorang itu yang tulus mencintaiku, hanya perlu waktu untuk aku bisa benar benar move on.
Kau hadir dengan cara yang slah, hingga kisah kita terjalin pun atas dasar kesalahan dan kebohongan, sekuat kita bertahan dan berjuang takan mampu meraih mimpi itu, karna tak ada kesungguh2an dan keseriusan untuk melawan keadaan, melawan orang orang yang tak merestui kita bersama!
pergilah, bawa semua mimpimu, janji janji itu yang hanya terucap tapi tak mampu kau perjuangkan! jangan hiraukan aku, aku akan bahagia bersama orang yang menyayangiku!