Kamis, 07 Desember 2017

garis takdir

senja itu seolah menutup rapat cerita pada hari ini. terdiam seolah sendiri namun rupanya ada yang berusaha
keras mengajak ku bicara, mencari celah untuk membuka jalan cerita. aku tau kau pasti ingin menanyakan sesuatu kan, langsung saja ku buka alur cerita nya. dan dia hanya mengangguk. hmm kau temanku apa kau begitu peduli ucapku sambil tersenyum sinis. dia hanya menjwab belakangan ini kau terlihat murung, sering posting kata2 galau. aku hanya tertawa kecil namun juga tidak mengiyakan. tiba tiba hening tidak ada lagi suara. beberapa menit kemudian ada pertanyaan yang membuatku tak mengerti, pertanyaan yang seketika membutku diam. pertanyaan itu 'apakah kau menyesal?' menyesl pikirku, apa yang membuatku menyesal? tidak ada yang aku sesali' langsung saja aku jawab dengan singkat namun jelas. iyaa apa kau menyesal dengan keputusan2mu memilih sesuatu? sambungnya. keputusan keputusan apa yang harus aku sesali? jwabku tegas. dia hanya tersenyum dan menantapku. aku hanya menunduk dan masih belum mengerti apa yang sedang di bicarakan. namun rupanya dia masih ingin mencari jawabn dengan mengulang pertanyaan dengan memvlog kata MEMILIH. aku mulai faham, seketika diam sambil tersenyum. aku butuh jawaban bukan senyuman ucap nya kesal.
kau butuh jawabanku? itu tidak cukup satu hari . aku tak membutuhkan penjelasanmu aku hanya butuh jawabn. ucapnya begitu keras. TIDAK! jawbku tegas. loh knpa tidak? buknkh ini tak lebih baik untukmu? ucap nya seperti mencari jawabn lain. aku hanya ingin kamu ngerti hanya sebatas tau karna ada beberapa hal itu bagian dari privasi. jawabanku tetap TIDAK berhasil atau gagal aku bangga hidup dalam keputusanku sendiri. dia hanya tersenyum lalu pamit pulang.
sesuatu yang bukan untuk kita akan lepas dengan sendiri nya, begitupun kehendak tuhan takan pernah lari, seberapupun berjuang, sekeras apapun bertahan jika tuhan mengharuskan pergi makanakan selalu ada jalan yang di ridhoi-Nya. jangan pernah ada kata menyesal itu sesuatu yang dapat menyita waktumu untuk berfikir, yang menjadi pilihanmu adalah bagaimana cara kamu hidup dalam komitmen baru.

1 komentar: